Minyak Dekati Lagi US$ 135

Minyak Dekati Lagi US$ 135

- detikFinance
Selasa, 10 Jun 2008 09:06 WIB
Minyak Dekati Lagi US$ 135
Singapura - Setelah sempat mencatat loncatan tertingginya, harga minyak kemarin merosot tajam. Namun pada awal perdagangan hari ini di Asia, harga minyak mentah kembali merayap.

Kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman Juli pada perdagangan Selasa (10/6/2008) di Singapura, naik 57 sen ke level US$ 134,92 per barel. Kontrak ini pada perdagangan sebelumnya di pasar New York merosot hingga 4,19 dolar ke level 134,35 per barel.

Sementara minyak jenis Brent pengiriman Juli juga naik 44 sen ke level US$ 134,35 per barel, setelah sebelumnya merosothingga 3,78 dolar ke level 133,91 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan harga minyak terjadi meski Arab Saudi yang merupakan negara produsen minyak terbesar dunia telah menyerukan pembicaraan dengan negara-negara konsumen terbesar terkait lonjakan harga minyak ini.

Seruan ini dilakukan setelah pada Jumat lalu harga minyak mentah dunia membuat loncatan hingga menembus harga tertingginya di US$ 139,12 per barel di New York dan US$ 138,12 per barel di London.

Arab Saudi sebelumnya menyerukan adanya pembicaraan dengan negara-negara konsumen terkait masalah dan kesiapan untuk memenuhi permintaan minyak dunia. Dalam pertemuan yang dikepalai Raja Abdullah, kabinet Saudi menyampaikan pandangannya bahwa harga minyak akhir-akhir ini tidak ditopang oleh faktor fundamental.

Arab Saudi juga telah memerintahkan Menteri Perminyakan Ali al-Nuaimi untuk menggelar pertemuan secepatnya, yang akan mengumpulkan negara-negara produsen, konsumen perusahaan minyak, pengekspor, pialang untuk mendiskusikan masalah lonjakan harga minyak ini. Termasuk bagaimana cara untuk mengatasinya.

(qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads