Secara kumulatif penjualan mobil nasional periode Januari-Mei 2008 sebanyak 237.941 unit atau naik 50,6% dibanding periode Januari-Mei 2007 yang sebesar 157.892 unit.
Segmen mobil 4x2 masih merupakan penyumbang terbesar dengan porsi mencapai 61%. Terdapat pergeseran dalam urutan 3 besar mobil nasional di mana Mei lalu Mitsubishi duduk di peringkat kedua (15,6%) serta Suzuki di tempat ketiga (13,3%) dan yang pertama tetap Toyota (34,6%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Imbas dari kenaikan harga BBM memang belum tampak dalam penjualan Toyota bulan Mei. Dapat dilihat dari angka yang tetap lebih tinggi dari penjualan bulanan selama triwulan I-2008 lalu," kata Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Rabu (11/6/2008).
Johnny berharap sentimen negatif kenaikan BBM tidak terlalu menekan pasar mobil nasional. Karena dalam bulan-bulan ke depan akan banyak kegiatan ekonomi dan politik yang justru bisa mendongkrak penjualan mobil.
"Sebagai pelaku industri otomotif, kami berharap minimnya pengaruh kenaikan harga BBM ini tetap berlanjut di bulan-bulan mendatang, mengingat pada semester 2 nanti akan banyak product movement, event motor show pada Juli, Lebaran season, serta aktifitas partai politik pra-Pemilu 2009 yang diperkirakan akan dapat mendongkrak angka penjualan," katanya.
Dilihat dari data kumulatif Januari-Mei 2008, Toyota mencatatkan jumlah 80.531 unit atau lebih tinggi 44,4% dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun lalu. Sedangkan dibulan Mei saja penjualan Toyota turun tipis dari 17.953 unit dibulan April menjadi 17.522 unit.
Produk-produk Toyota masih menjadi market leader di kelas masing-masing, misalnya Yaris, All New Corolla Altis, Avanza, Kijang Innova, Rush, serta Fortuner. Beberapa produk juga memimpin kelasnya dalam perhitungan penjualan kumulatif Januari-Mei 2008, seperti Corolla Altis, Camry, Avanza, Kijang Innova dan Rush.
(ir/qom)











































