Sejumlah pejabat eselon I langsung menyatakan pengunduran dirinya dari berbagai posisi komisaris. Seperti Dirjen Anggaran Ahmad Rochjadi yang akan mundur sebagai komisaris di BUMN Pertamina dan PT Taspen.
"Kita juga semua ikut (Pak Darmin), karena arahnya akan seperti itu," ujarnya sebelum mengikuti rapat panitia anggaran DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapan waktunya mundur pak? "Waktunya setelah ada larangan, selain alasan reformasi kita juga mempertimbangkan segala segi lah," ujarnya.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu juga menyatakan mundur dari jabatannya sebagai komisaris PT Telkom.
"Iya ini kan konsisten dengan reformasi birokrasi. Kan kalau reformasi birokrasi kan one single source of income, yang kedua rangkap jabatan, yang pertama sudah jalankan yang kedua belum," ujarnya.
Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi juga menyatkan hal yang sama. Anwar malah memohon kepada Menkeu supaya dirinya mundur dari jabatan komisaris PT Krakatau Steel.
"Kan saya sudah resmi mengundurkan diri sejak 1 Juni 2008. Tapi kalau surat pengunduran resmi sudah saya mohon jauh-jauh hari," ujarnya.
"Saya ingin menjalankan kode etik saya sebagai dirjen bea cukai, saya ingin berkomitmen pada kode etik saya, dan juga reformasi birokrasi, karena reformasi birokrasi mengharuskan saya menjalankan kode etik saya dengan baik," ujarnya.
Menkeu Sri Mulyani di tempat yang sama enggan berkomentar mengenai mundurnya eselon I di lingkungan Depkeu. (ddn/qom)











































