Pada perdagangan Kamis (12/6/2008) di pasar Asia seperti dikutip dari AFP, kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman Juli naik 57 sen ke level 136,95 per barel. Kontrak ini sebelumnya melonjak hingga 5,07 per barel ke level US$ 136,38 per barel.
Kontrak ini mencatat rekor di US$ 139,12 per barel yang dicetak akhir pekan lalu, dengan loncatan harga terbesar sepanjang sejarah hingga 10,75 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lonjakan harga minyak terjadi setelah Energy Information Administration (EIA) mengumumkan data cadangan minyak mingguan yang menunjukkan penurunan hingga 4,6 juta barel. Angka itu jauh dari ekspektasi para analis yang hanya memperkirakan penurunan 1,5 juta barel.
(qom/ir)










































