Batik Ngetrend Berkat Malaysia

Batik Ngetrend Berkat Malaysia

- detikFinance
Kamis, 12 Jun 2008 13:02 WIB
Batik Ngetrend Berkat Malaysia
Jakarta - Batik, batik dan batik. Ya, batik kini sedang menjadi tren. Dan Indonesia patut berterima kasih kepada Malaysia karena batik kini telah menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

"Terus terang kita harus berterimakasih pada Malaysia,katanya dia mengklaim batik punyanya.Kita pun jadi marah lalu jadi bangkit untuk membuktikan bahwa batik punya kita.Ya Saya harus bilang maturnuwun Malaysia," ujar pembina yayasan batik Indonesia Joop Ave dalam perbincangannya dengan detikFinance, Kamis (12/6/2008).

Beberapa waktu lalu, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengeluhkan perilaku pebisnis Malaysia yang sering 'mencuri' batik Indonesia. Malaysia bahkan mengklaim sejumlah desain batik asal Indonesia untuk kemudian mengekspornya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Menparpostel itu mengungkapkan, batik kini sedang mencapai puncak tren. Seluruh pusat perbelanjaan dari yang mewah hingga pasar tradisional kini memperjualbelikan batik.

"Batik untuk busana menurut saya sekarang puncaknya.Saya betul-betul puas," katanya.

"Tiba-tiba seluruh pelosok tanah air pakai batik sampai remaja dan anak-anak juga pakai batik apalagi dengan adanya model babydoll. Di ITC maupun mall kelas atas ada batik. Kemarin saya ke pacific place batik keris sudah ada,"ujarnya.

Ia mengungkapkan, 2 tahun lalu yayasan batik yang menaungi para pengrajin batik menargetkan para oriental lady mau menggunakan batik. Dan sekarang target itu berhasil, bahkan para oriental lady sudah mencari batik sampai ke pasar.

"Dulu yang mau pakai batik hanya oriental man tapi sekarang oriental lady sampai berburu batik ke pasar-pasar,"tuturnya.

Karenanya, kata Joop, masyarakat Indonesia harus terus menjaga batik buatan Indonesia ini agar tak lagi diambil negara lain.

"Makanya kita mesti jaga betul. Bukan hanya pakai batik tapi harus ada cap made in Indonesia. Ini yang harus disosialisasikan,"tambahnya.

Sementara itu pemilik batik DanarHadi Santoso Doelah mengungkapkan, semenjak Danar Hadi membidik segmen anak-anak dengan Danarhadi kid dan segmen remaja untuk model batik kasual dengan menggandeng desainer muda, omsetnya terus berlipat.

"Alhamdulilah tahun ini lebih bagus. Batik mulai ke puncaknya karena kini batik lebih variatif dan multiguna," kata Santoso.

Dan DanarHadi kini memiliki program memperkenalkan batik ke anak muda sehingga mengenal batik bukan hanya wujudnya tapi juga asal usul dan cara pembuatan.

(arn/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads