Hal tersebut disampaikan anggota Komisi XI DPR, Harry Azhar Azis dalam diskusi interaktif efektivitas BLT di lantai I Gedung Depsos, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/6/2008).
"Ada usulan Rp 100.000 permanen untuk masyarakat sangat miskin. Saya menyetujui permanen untuk orang yang sangat miskin sampai keluar dari lumpur kemiskinan, nanti saya usulkan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemberian BLT selama ini, menurut Harry bisa menambah kesejahteraan rakyat miskin dengan asumsi inflasi 12-13% per tahun. "BLT sudah meningkatkan kesejahteraan 12-13%. Saya sedih anggaran Depsos minim, seharusnya 30%," ujarnya.
Belanja kesejahteraan sosial, menurut anggota DPR dari Fraksi Golkar ini harus menjadi bagian permanen sistem anggaran negara.
"Harus ada payung hukum untuk meningkatkan anggaran sosial seperti Diknas Senin besok akan dibahas di DPR," ujarnya.
(ddn/qom)











































