Hal tersebut disampaikan Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta kepada wartawan di Gedung Bappenas, Jalan Taman Surapati, Jakarta, Jumat (13/6/2008).
"Tetapi memang penerapan ini tidak bisa satu tahun tetapi membutuhkan 5 hingga 6 tahun. Sehingga subsidi hanya 15% sampai 20% dari APBN," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan konsep gradual ini tentunya akan tetap memperhatikan jaminan pasokan distribusi sebagai upaya menjaga inflasi.
"Belum dibicarakan oleh DPR, apakah nanti setiap bulan atau kah 3 bulan sekali," ujarnya.
Ia menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi beban subsidi yang membebani APBN.
Mengingat celah-celah memangkas anggaran dari lembaga dan departemen semakin kecil peluangnya bahkan celah pembiayaan luar negeri semakin sulit dilakukan.
(hen/ddn)











































