Konsumsi Tekstil 2008 Diprediksi Turun 20%

Konsumsi Tekstil 2008 Diprediksi Turun 20%

- detikFinance
Jumat, 13 Jun 2008 18:23 WIB
Konsumsi Tekstil 2008 Diprediksi Turun 20%
Jakarta - Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak naiknya inflasi bakalΒ  menurunkan konsumsi tekstil dan produk tekstil (TPT). Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) memprediksi konsumsi produk TPT tahun 2008 sebesar 4,3 kilogram per kapita akan turun 20 persen.
Β 
"Jika ada orang membeli 10 baju dalam setahun, sekarang mungkin dikurangi anggaran hanya beli 8 baju. Konsumsi pakaian juga terancam pembelian pulsa telepon seluler, karena lebih mengutamakan beli pulsa daripada beli baju," ujar ketua umum API Benny Soetrisno, di kantornya Jakarta, Jumat (13/6/2008).
Β 
API merancang asumsi optimistis konsumsi TPT sebesar 4,3 kilogram per kapita diatas disaat pemerintah belum menaikkan harga BBM. Asumsi itu seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang 2,3 persen dari percepatan perubahan gaya hidup.
Β 
Namun yang disayangkan API, share penjualan produk dalam negeri di pasar domestik justru mengalami penurunan 42,98 persen dari 456 ribu ton menjadi 260 ribu ton untuk tahun 2007.

Padahal di tahun 2007, konsumsi TPT di pasar domestik naik 20,43 persen dari 1,013 juta ton menjadi 1,22 juta ton. Begitu juga dengan impor mengalami kenaikan 72,55 persen dari 51 ribu ton menjadi 88 ribu ton.

"'Penurunan ini karena produk impor tidak sah banyak beredar di pasar domestik. Selain murah, desain produk impor illegal itu lebih menarik dibanding produk dalam negeri sendiri, meski kualitas produk buatan dalam negeri sangat bagus," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsumsi domestik sampai dengan tahun 2010 dengan total populasi penduduk Indonesia mencapai 240 juta jiwa diperkirakan mencapai 4,5 kilogram per kapita dan permintaan pasar domestik sebesar 1,08 juta ton.
(arn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads