GMF Boleh Rawat Pesawat A330

GMF Boleh Rawat Pesawat A330

- detikFinance
Senin, 16 Jun 2008 18:36 WIB
GMF Boleh Rawat Pesawat A330
Jakarta - PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia telah memenuhi syarat untuk bisa melakukan perawatan terhadap pesawat A330. European Aviation Safety Agency (EASA) telah menyetujui penambahan rating pesawat A330 yang diajukan oleh PT GMF AeroAsia.

Otoritas penerbangan sipil Eropa itu menyatakan GMF memenuhi syarat untuk melakukan perawatan pesawat A330 setelah melihat hasil audit terhadap GMF pada 9-13 Juni 2008.

"GMF memenuhi semua syarat maintenance pesawat A330 di bawah registrasi EASA," kata Bruno Allus, auditor dari GSAC (Groupement pour la Securite Aviation Civile) atau otoritas penerbangan sipil Perancis yang bertindak atas nama EASA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menyetujui penambahan rating airframe A330, EASA juga menyetujui penambahan rating untuk komponen yang meliputi C4 (Doors-Hatches), C9 (Fuel-Airframe), C17 (Pneumatic), dan C19 (Windows). Tambahan 4 rating ini melengkapi jumlah rating komponen yang dimiliki oleh GMF menjadi 17.

Menurut VP Quality Assurance and Safety GMF AeroAsia Fuad Abdullah, penambahan rating airframe dan komponen ini diajukan oleh GMF guna meningkatkan kemampuannya dalam melaksanakan perawatan pesawat dan komponen untuk pasar Eropa.

Selain itu penambahan rating ini juga dalam rangka mengantisipasi permintaan beberapa perusahaan penyewaan pesawat terbang (leasing company) di Eropa yang meminta pesawat yang disewakan dan dioperasikan oleh operators (airlines) di Indonesia dirawat sesuai dengan EASA requirements.

Dalam audit kali ini, Auditor EASA memfokuskan audit pada seluruh unsur yang terkait langsung dengan rating yang diajukan. Audit tersebut meliputi personnel requirements, fasilitas, kelengkapan peralatan, maintenance data, quality system dan material.

"Sejak hari pertama audit berlangsung lancar," kata Fuad Abdullah dalam siaran persnya yang diterima, Senin (16/6/2008).

Auditor EASA menyatakan puas dengan keseluruhan hasil audit. Bahkan dalam audit untuk penambahan rating ini, auditor EASA tidak menemukan satu finding pun. "Artinya seluruh obyek audit memenuhi syarat dan standar EASA," kata Fuad.

Khusus untuk A330, GMF hanya mengajukan rating sampai dengan interval '2C', tapi auditor EASA memberikan approval sampai dengan interval '4C' (setara overhaul) karena setelah diaudit ternyata capability yang dimiliki GMF sudah mencapai overhaul.

Fuad Abdullah mengatakan, penambahan rating ini sangat strategis bagi GMF dalam mengembangkan bisnisnya. Dengan hasil audit terbaru ini, rating milik GMF yang sudah disetujui EASA meliputi perawatan pesawat A330, B747-200, B747-300, B747-400, B737-300/400/500, dan MD 80. Dengan demikian, GMF berhak melakukan perawatan jenis-jenis pesawat tersebut yang berada di bawah registrasi EASA. โ€œRating ini sangat penting bagi GMF untuk memasuki pasar Eropa,โ€ katanya.

Diharapkan keberhasilan GMF ini bisa memberikan kontribusi positif bagi dunia penerbangan Indonesia dan menumbuhkan kepercayaan industri penerbangan internasional.

(qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads