Pemerintah Lupa Kembangkan Transportasi Publik

Pemerintah Lupa Kembangkan Transportasi Publik

- detikFinance
Senin, 16 Jun 2008 19:01 WIB
Pemerintah Lupa Kembangkan Transportasi Publik
Jakarta - Tidak adanya kebijakan yang signifikan dari pemerintah untuk memperbaiki sektor transportasi menyebabkan volume konsumsi BBM terus meningkat.

Pemerintah sampai sekarang lupa untuk mengembangkan transportasi publik sehingga penggunaan kendaraan pribadi terus meningkat.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Panitia Anggaran DPR RI Emir Moeis ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengembangan transportasi publik lambat sekali bahkan sampai sekarang belum ada perkembangan, mungkin kemarin ada gebrakan sedikit dengan adanya busway tapi ini belum bisa mensubsitusi penggunaan mobil dan motor," katanya.

"Persoalan yang dihadapi sekarang adalah produksi dan pembelian mobil serta motor naik terus sehingga penggunaan BBM juga terus meningkat tiap tahunnya," tuturnya.

Volume konsumsi BBM di tahun ini terus melonjak, konsumsi BBM pada Mei sudah mencapai 16,4 juta kiloliter atau 46 persen dari total konsumsi BBM dalam APBNP 2008 sebanyak 35,5 juta kiloliter.

Sementara itu meengenai rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM secara gradual mulai tahun depan, Emir mengatakan itu merupakan rencana yang bagus.

"Yang jadi permasalahan kan daya beli masyarakat sebagian besar sudah dihabiskan untuk makanan, jadi kenaikan itu ditakutkan menurunkan daya beli masyarakat dan meningkatkan inflasi," urainya.

Emir mengatakan kenaikan harga minyak dunia saat ini sudah memberikan dampak signifikan kepada masyarakat dan menurunkan daya beli, apalagi BBM juga sudah dinaikkan oleh pemerintah bulan Mei lalu.

"Tapi pemerintah belum mengajukan hal tersebut kepada DPR (kenaikan BBM gradual)," imbuhnya.

(dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads