Pengusaha Mengeluh, Pemerintah Siap Mencatat

Pengusaha Mengeluh, Pemerintah Siap Mencatat

- detikFinance
Selasa, 17 Jun 2008 16:31 WIB
Pengusaha Mengeluh, Pemerintah Siap Mencatat
Cikarang - Pengusaha berkeluh kesah tentang kelancaran arus barang di pelabuhan. Apa tanggapan pemerintah? Yang pasti dilakukan adalah mencatat plus mendalami keluhan pengusaha.

Janji klise itu disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam Rapat Pokja Kebijakan Tim Nasional PEPI (Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Impor) di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barta, Selasa (17/6/2008).

"Kita akan mencatat dan mendalami keluhan-keluhan pengusaha, kita akan mencari tahu instansi mana di pelabuhan yang ternyata menghambat proses arus barang, cukup sulit karena instansi di pelabuhan cukup banyak," janji Mari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah juga berjanji akan menyelidiki instansi mana dipelabuhan yang ternyata menghambat pengusaha dan nantinya akan diidentifikasi.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengkritik pemerintah yang dinilai hanya berwacana dalam usaha memperbaiki infrastruktur guna memperlancar arus barang.

"Kami masih meragukan apakah itu bisa dicapai, kemarin saja Bea dan Cukai diperiksa KPK, pengurusan dokumen jadi lambat," ujarnya.

Sofjan mengatakan pemerintah harus mempunyai rencana jangka pendek yang bisa jadi jalan untuk membantu pengusaha.

"Kita harap pemerintah bisa bantu kesusahan pengusaha. Jadi bukan hanya untuk menarik investasi baru namun mempertahankan investasi yang ada. Rapat-rapat seperti ini hanya menghabiskan waktu tanpa ada pelaksanaan, ini memperlihatkan Indonesia sebenarnya tidak siap untuk menambah investasi," ketusnya.

Menurut Sofjan, yang paling penting adalah mengaktifkan PEPI ini, dan departemen-departemen itu bisa saling mendukung.

"Salah satunya adalah infrastruktur, high cost-nya bukan main karena kemacetan, itu yang membuat investasi kita tidak menarik, listrik kita terbatas," tandasnya.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads