Pasar Keramik Mewah Aman dari Gangguan BBM

Pasar Keramik Mewah Aman dari Gangguan BBM

- detikFinance
Kamis, 19 Jun 2008 11:17 WIB
Pasar Keramik Mewah Aman dari Gangguan BBM
Jakarta - Produsen keramik lantai kini lebih betah bermain di pasar kelas atas karena pasarnya dinilai lebih tahan dari gejolak ekonomi seperti kenaikan BBM. Malahan permintaan dari kelas premium itu terus meningkat.

"Meskipun daya beli masyarakat turun belum ada pabrik keramik mewah yang tutup. Malahan kapasitas pabrik keramik mewah terus naik karena ada segmen di masyarakat yang tidak terpengaruh kenaikan BBM yakni segmen premium," kata Direktur Pemasaran PT Asri Pancawarna Sukanto Goh disela-sela acara peluncuran produk Marmo Series di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (19/6/2008).

PT Asri Pancawarna adalah produsen lokal porcelain tile kelas premium yang menggunakan tekonologi keramik asal China. Menurut Sukanto dengan bermain di kelas premium, pasar perusahaan tidak terganggu gejolak ekonomi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memang tidak mau mengambil semen menengah ke bawah. Kita tidak mau bermain yang konvensional tapi cari yang inovasi sesuai tren pasar," kata Goh.

Terbukti kata Goh, permintaan keramik mewah terus datang terutama dari pasar hotel, apartemen dan perumahan mewah. "Untuk bertahan di pasar premium yang utama adalah melakukan inovasi," katanya.

Produk PT Asri Pancawarna seperti Indogres rata-rata dijual seharga Rp 200 ribu permeter persegi. Dengan pabrik di Cikampek yang berkapasitas 500 ribu permeter persegi PT Asri Pancawarna memproduksi 300 ribu permeter persegi. Hasil produksi ini 70% untuk pasar lokal dan 30% untuk ekspor. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads