Buruan Daftar, Pengajuan Restrukturisasi TPT Diperpanjang

Buruan Daftar, Pengajuan Restrukturisasi TPT Diperpanjang

- detikFinance
Jumat, 20 Jun 2008 08:48 WIB
Buruan Daftar, Pengajuan Restrukturisasi TPT Diperpanjang
Jakarta - Ada kabar gembira bagi pengusaha tekstil dan produk tekstil (TPT) yang sedang mengalami kesulitan untuk mengembangkan usahanya. Pendaftaran program restrukturisasi TPT diperpanjang dari semula 30 Juni 2008 menjadi 31 Juli 2008.   

"Kita putuskan perpanjang masa pendaftarannya dari 30 Juni menjadi 31 Juli 2008," ungkap
Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) Departemen Perindustrian (Depperin) Ansari Bukhari, di gedung Depperin, Kamis (20/6/2008).

Hingga kini sudah ada 75 perusahaan yang menyampaikan proposal untuk skim 1, selain itu masih ada 50 perusahaan yang sedang menyiapkan proposalnya. Bila 125 perusahaan itu lolos maka diperkirakan penyerapan skim 1 bisa mencapai sekitar Rp 200 miliar dari plafon Rp  266 miliar yang  sediakan. Sehingga kemungkinan akan ada investasi tambahan sekitar Rp 2 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan untuk skim 2, lanjut Ansari, penyerapannya sudah mendekati targetnya, bahkan Depperin juga berencana apabila dana skim 1 masih tersisa, akan ada kemungkinan pengalihan dana dari sisa skim 1 ke skim 2.

"Saya tantang PNM untuk bisa menambah lagi. Kalau ada revisi skim 1 itu masih ada yang sisia bisa kita alihkan ke skim 2. Untuk skim 1 sekarang ini ada kemungkinan sisa Rp 66 miliar tapi  tergantung masa perpanjangan nanti," ujarnya.

Pada awal tahun lalu Depperin telah meluncurkan secara resmi program restrukturisasi TPT 2008 dengan total dana   Rp 311 miliar, yang terdiri dari skim 1 sebesar Rp 266 miliar dan skim 2 sebesar Rp 45 miliar.

Sebelumnya Depperin memberikan waktu pendaftaran selama 3 bulan yaitu dari tanggal 1 April hingga 30 Juni 2008. Untuk tahun ini ditargetkan 160 perusahaan bisa menyerap program restrukturisasi TPT dengan target investasi Rp 3,1 triliun dan penambahan tenaga kerja baru 10.000 orang. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads