Pemerintah China akhirnya tidak tahan juga dengan kenaikan harga minyak mentah di pasar internasional yang sempat akan menyentuh US$ 140 per barel pada 16 Juni 2008.
Demikian pengumuman dari National Development and Reform Commission China seperti dikutip AFP, Jumat (20/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga bensin naik 16 persen menjadi 6.980 yuan per ton sedangkan harga solar naik 18 persen menjadi 6.520 yuan. Sedangkan harga jet fuel mencapai 7.450 yuan per ton
Dengan kenaikan ini maka harga bensin meningkat menjadi sekitar 0,8 yuan sedangkan solar 0,92 yuan per liternya. Harga bensin di China akan menjadi sebesar 75 sen dolar AS atau sekitar Rp 6.960 per liter (dengan kurs Rp 9.300 per US$). Masih murah dibanding harga minyak di AS.
Seperti yang terjadi di Indonesia, pengendara motor dan mobil di China Kamis malam waktu setempat (19/6/2008) menyerbu SPBU menjelang kenaikan harga BBM.
Harga BBM di China dinaikkan untuk memastikan cadangan pemerintah dengan mengurangi jurang antara harga minyak mentah dan permintaan domestik.
China merupakan konsumen kedua terbesar minyak setelah AS. Industrialisasi di China menyebabkan negara itu sangat rakus dengan minyak. Total konsumsi China mencapai 40 persen dari konsumsi dunia.
Kenaikan harga BBM di China yang merupakan kenaikan tertinggi yang pernah dilakukan pemerintah negeri tirai bambu itu, telah mengakibatkan harga minyak mentah di pasar dunia turun sekitar US$ 5 per barel.
Harga minyak di pasar New York untuk pengiriman Juli di hari Kamis 19 Juli harga minyak turun US$ 4,75 menjadi US$ 131,93 per barel.
Sedangkan minyak Brent North Sea untuk kontrak bulan Agustus turun US$ 4,44 di level US$ 132 per barel di pasar perdagangan London.
Saham perusahaan minyak China yang terdaftar di AS pun turun harganya menyusul berita ini.
Para analis minyak memperkirakan permintaan di China bakal menyusut dengan kenaikan BBM. Dengan adanya kenaikan harga minyak di China dan kemauan negara Arab Saudi untuk menambah produksinnya, maka harga minyak diperkirakan akan turun.
Selain tarif BBM, China juga menaikkan tarif listrik sebesar 2,5 sen per kilowatt mulai dari 1 Juli. Namun kenaikan ini tidak berlaku bagi perumahan di kota dan pedesaan. Sektor perkebunan dan pabrik pupuk juga dikecualikan.
(ddn/ir)











































