Menurut Dirut Garuda Indonesia Emirsya Satar, penambahan kursi ini dilakukan baik dengan menambah kapasitas atau frekuensi penerbangan.
Hal tersebut disampaikannya di sela-sela penandatanganan MoU dengan Singapore Airlines di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (20/6/2008).
"Ini sebagai antisipasi peak season. Dan sekarang booking positionnya bagus. Target kita load factornya bisa mencapai rata-rata 80%," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan Penumpang
Sementara itu, Garuda Indonesia mencatat pertumbuhan penumpang pada triwulan I-2008 mencapai 7% dari tahun lalu menjadi hampir 4 juta penumpang.
Padahal IATA menghitung pertumbuhan penerbangan dunia pada triwulan pertama hanya 1%.
Menurut Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar, pertumbuhan traffic penumpang Garuda ini didorong karena masa-masa peak season.
"Selama ini kita masih bagus karena masuk peak season. Yang harus diwaspadai triwulan ketiga nanti setelah bukan lagi peak season," jelasnya.
Hal ini terlihat dari rata-rata load factor Garuda yang mencapai 80% sejauh ini, bahkan dalam seminggu terakhir sempat naik jadi 85%.
(lih/ddn)











































