Â
Menurut Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal, penyesuaian harga elpiji 12 kg kali ini hanya sebatas menyesuaikan kenaikan BBM akhir Mei lalu.
Â
"Kita akan sesuaikan (harga elpiji) dengan kenaikan BBM saja. Tapi waktunya belum tahu," katanya usai sholat Jumat di kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (20/6/2008).
Â
Faisal menjelaskan, kenaikan harga BBM akhir Mei lalu membuat biaya angkut yang dipikul agen menjadi lebih besar. Belum lagi tuntutan kenaikan UMR bagi para pekerjanya seiring harga bahan pokok yang melambung. Untuk itulah, agen meminta marjin yang lebih besar untuk menutupi biaya operasionalnya.
Â
Marjin agen elpiji dari Pertamina saat ini sekitar 9,5%. Pertamina menjual elpiji ke agen seharga Rp 3.879/kg, sementara agen menjual ke masyarakat dengan harga Rp 4.250 per kg. Sehingga agen mendapat marjin sekitar Rp 371 per kg.
(lih/ddn)











































