Harga Minyak US$ 150 Masih Aman Buat APBN 2008

Harga Minyak US$ 150 Masih Aman Buat APBN 2008

- detikFinance
Sabtu, 21 Jun 2008 17:49 WIB
Harga Minyak US$ 150 Masih Aman Buat APBN 2008
Jakarta - Seberapa kuat APBN menanggung beban kenaikan harga minyak dunia masih jadi pertanyaan besar. Tapi kini ada perkirakan harga minyak yang mencapai US$ 135-US$ 150 per barel masih aman terhadap APBN Indonesia. Sementara sebelumnya Bappenas memperkirakan apabila asumsi harga minyak US$ 120 per barel maka belum aman bagi APBN.

"Depisit anggarannya masih bisa diatasi kok. Jadi kalau harga minyak mencapai US$ 150 harga rata-ratanya itu sekitar US$ 131 bisa diatasi, mulai Juni jadi enggak perlu ada revisi kedua," ujar Staf Ahli Menteri Keuangan Chatib Basri dalam acara seminar ekonomi antisipasi krisis global, yang diselenggarakan oleh Reformed Center For Religion And Society (RCRS) di gedung Dhanapala, Jakarta, Sabtu (21/6/2008).

Ia menambahkan, jika sepanjang tahun 2008 kalau harga minyak bertahan di harga US$ 135 dari Juni sampai Desember, maka rata-ratanya masih diharga US$ 122. "Kalau minyak US$ 150 harga rata-ratanya US$ 131. Jadi kalau saya bilang 2008 kalau harga minyak 130 saya bilang aman," ulangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Chatib mengatakan mengenai penurunan pertumbuhan ekonomi AS terhadap dampaknya bagi Indonesia cukup berpengaruh namun tidak terlalu besar. "Jika ekonomi AS turun 1%, maka dampak pertumbuhan terhadap   kita bisa turun 0,3%," urainya.

Ia mencontohkan, perkiraan ini didasarkan apabila ekonomi AS turun, tentunya  akan mempengaruhi impornya yang akan turun sehingga ekspor Indonesia pun akan turun. "Kalau AS pertumbuhannya naik maka impor naik, ekspor kita naik, ekonomi pun naik," ulasnya. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads