AS: Spekulan Bukan Penyebab Tingginya Harga Minyak

AS: Spekulan Bukan Penyebab Tingginya Harga Minyak

- detikFinance
Minggu, 22 Jun 2008 10:56 WIB
AS: Spekulan Bukan Penyebab Tingginya Harga Minyak
Jeddah - Spekulan minyak akhir-akhir dituding sebagai aktor penyebab tingginya harga minyak di pasar dunia. Namun pemerintah AS tidak sependapat. Spekulator bukan penyebab harga minyak tinggi.

"Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa spekulan menaikkan harga," ujar Menteri Energi AS Samuel Bodman di sela-sela pertemuan Jeddah Energy Meeting, seperti dikutip AFP, Minggu (22/6/2008).

Harga minyak yang kini bertengger di atas US$ 130 per barel adalah murni karena banyaknya permintaan pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dunia lanjut Bodman saat ini menghadapi sejumlah tantangan dalam perminyakan baik itu dari segi konsumsi maupun produksi. AS tetap bersikeras negara-negara produsen meningkatkan produksinya untuk menyerap permintaan yang terus meningkat.

"Meski produksi minyak secara keseluruhan lebih tinggi tahun ini, namun itu masih dibawah yang kita harapkan," ujarnya.

Pertemuan di Jeddah ini merupakan ajang untuk mencari titik temu dari permasalahan harga minyak yang terus meninggi. Harga minyak yang meningkat tentunya memberikan tekanan yang berat bagi ekonomi dunia khususnya negara yang haus minyak seperti AS.

Arab Saudi beberapa waktu lalu sepakat untuk memproduksi minyak lebih banyak, hampir mencapai 10 juta barel per harinya.
(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads