"Kami percaya bahwa pasar sedang dalam posisi keseimbangan. Harga minyak yang tinggi ini terjadi bukan karena faktor fundamental. Ini bukan masalah suplai," ujar Presiden OPEC Chakib Khelil di sela Jeddah Energy Meeting seperti dikutip AFP, Minggu (22/6/2008).
Khelil mengatakan 13 negara anggota OPEC sepakat tidak akan menggelar pertemuan khusus untuk membahas mengenai harga di Juni. Namun OPEC akan memantau situasi pasar dan akan membahasnya pada pertemuan rutin di bulan September tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"OPEC tidak akan ragu untuk meningkatkan produksi jika pasar membutuhkan. Untuk Kuwait, kami tidak akan ragu meningkatkan produksi," ujar Olaim.
Kuwait merupakan negara OPEC yang produksinya masuk dalam jajaran 4 besar. Produksi Kuwait kini mencapai 2,58 juta barel per hari.
Negara barat yang termasuk konsumen paling besar minyak dalam pertemuan di Jeddah ini meminta peningkatan produksi dari OPEC. Namun negara-negara OPEC melihat tingginya harga minyak didorong oleh aksi spekulan. Tudingan ini kemudian dibantah lagi oleh AS. (ddn/ddn)










































