BBM Naik, Ekspor CPO Melambat

BBM Naik, Ekspor CPO Melambat

- detikFinance
Senin, 23 Jun 2008 13:27 WIB
BBM Naik, Ekspor CPO Melambat
Jakarta - Kenaikan BBM ikut berdampak pada penurunan ekspor Indonesia. Salah satu yang terkena getahnya adalah ekspor unggulan minyak sawit mentah atau CPO.

"Ekspor CPO turun 5 persen," ujar Mendag Mari Elka Pangestu dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/6/2008).

Akibat kenaikan BBM itu pula, pemerintah harus merevisi pertumbuhan ekspor secara keseluruhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ekspor non migas diturunkan targetnya dari 13,5 persen menjadi 12,5 persen. Hal ini sejalan dengan revisi pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,1 persen dari sebelumnya 6,4 persen.

Meski target ekspor mengalami penurunan namun bukan berarti kenaikan ekspor menjadi nihil.

Kenaikan ekspor tetap terjadi karena membaiknya prospek beberapa industri olahan termasuk otomotif.

Industri tersebut sudah menggunakan harga internasional dan sebagian sudah mengalihkan penggunaan BBM-nya ke energi alternatif.

"Biaya produksi memang meningkat karena harga minyak internasional tapi itu semua dialami oleh produsen pesaing," ujarnya.

Untuk periode Januari sampai April 2008, total ekspor sudah mencapai 29,3 persen dan ekspor non migas 22,3 persen atau masih di atas target 12,5 persen.
(ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads