Asumsi Harga Minyak US$ 120 di APBN 2009 Tak Aman

Asumsi Harga Minyak US$ 120 di APBN 2009 Tak Aman

- detikFinance
Rabu, 25 Jun 2008 10:31 WIB
Asumsi Harga Minyak US$ 120 di APBN 2009 Tak Aman
Jakarta - Asumsi harga minyak Indonesia Crude Price (ICP) dalam APBN 2009 sebesar US$ 120 per barel dinilai sudah tidak relevan lagi dengan terus meningkatnya harga minyak.

Hal tersebut disampaikan Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta dalam diskusi dengan Wartawan Forkem di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (25/6/2008).

"APBN 2009 tidak akan aman kalau asumsi harga minyak ICP di APBN menggunakan US$ 120 dengan terus melonjaknya harga minyak dunia sampai saat ini asumsi itu tidak relevan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ketika ditanya berapa asumsi yang pas untuk harga minyak di APBN 2009, Paskah belum menemukan angka.

"Ya kita belum menghitung, tapi kalau tetap menggunakan angka itu (US$ 120) APBN 2009 tidak akan aman," ujarnya.

Saat ini rata-rata harga minyak ICP sudah mencapai US$ 110 per barel.

Volume Konsumsi BBM


Paskah juga mengaku heran dengan volume konsumsi BBM yang kembali meningkat di 2009 sebesar 38,8 juta kiloliter. Padahal pemerintah sudah melakukan berbagai program penghematan.

"Saya juga heran kok volume BBM subsidi bisa meledak hingga 38 juta kiloliter padahal Depkeu dan Bappenas itu dengan berbagai program penghematan yang sudah kita kaji volume 2009 cuma 32 juta kiloliter. Nah ini harus ditanyakan kenapa Komisi VII bisa menetapkan volume itu 38 juta kiloliter," ujarnya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads