Bank Dunia: RI Makin Efisien, Korupsi Makin Terkendali

Bank Dunia: RI Makin Efisien, Korupsi Makin Terkendali

- detikFinance
Rabu, 25 Jun 2008 14:58 WIB
Bank Dunia: RI Makin Efisien, Korupsi Makin Terkendali
Jakarta - Upaya Indonesia untuk meningkatkan perbaikan tata kelola dan pengurangan korupsi mulai membuahkan hasil yang substansial. Bank Dunia pun memberikan apresiasinya.

Perbaikan tata kelola Indonesia itu terlihat dari update Indikator Tata Kelola Global (Worldwide Governance Indicators/WGI) berjudul 'Governance Matters VIII' yang dikeluarkan Bank Dunia, Rabu (25/6/2008).

"Kemajuan ini merupakan cerminan dari negara yang para pemimpin politik, pembuat kebijakan, masyarakat sipil dan sektor swastanya memandang tata kelola yang baik dan pengendalian korupsi sebagai hal penting bagi kesinambungan dan meratanya pertumbuhan," ujar Daniel Kaufmann, salah satu penulis laporan sekaligus Direktur Tata Kelola di Institut Bank Dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan tersebut, dorongan Indonesia untuk meningkatkan tata kelola dan mengurangi korupsi terus memberikan hasil di semua area. Selain itu terdapat peningkatan substansial dalam penilaian mengenai hak suara dan pertanggungjawaban, pengendalian korupsi serta efektivitas pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

"Dalam satu dasawarsa di era reformasi, Indonesia menunjukkan semua tanda-tanda pertumbuhan demokrasi, kebebasan berekspresi, kebebasan berkumpul, kebebasan pers, dan sekarang kebebasan informasi publik," imbuhnya.

WGI mengukur enam kategori besar tata kelola yakni:
  1. Hak suara dan pertanggungjawaban
  2. Stabilitas politik dan tidak adanya kekerasan
  3. Efektivitas pemerintah
  4. Kualitas peraturan
  5. Supremasi hukum
  6. Pengendalian korupsi.

Update tahun ini merupakan bagian ketujuh dari studi sepuluh tahun yang dilakukan para peneliti Bank Dunia. Laporan ini mencatat peningkatan Indonesia dalam keenam indikator tersebut diatas. Indonesia berhasil mengalahkan negara-negara lain dalam hak suara dan pertanggungjawaban.

"Peningkatan berkesinambungan Indonesia dalam peringkat pengendalian korupsi, dari tahun ke tahun, merupakan hal yang paling menggembirakan," ujar Joachim von Amsberg, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia.

Meski gembira dengan peningkatan pemberantasan korupsi di Indonesia, namun Bank Dunia melihat bahwa peperangan melawan korupsi di Indonesia merupakan upaya jangka panjang dan perjalanannya masih jauh.

"Tindakan lebih lanjut untuk memerangi korupsi dapat memberi kontribusi besar bagi kemajuan sosial dan ekonomi," jelas von Amsberg.

Laporan WGI merupakan upaya untuk membangun serangkaian indikator tata kelola lintas negara yang komprehensif. Indikator tersebut mencakup 212 negara dan wilayah, memanfaatkan 35 sumber data yang berbeda untuk mendapatkan pandangan puluhan ribu responden survei di seluruh dunia, serta ribuan ahli di sektor swasta, LSM, dan publik.

WGI digunakan oleh para pembuat kebijakan dan kelompok masyarakat sipil di seluruh dunia sebagai alat untuk menilai tantangan tata kelola dan memonitor reformasi, serta oleh para akademisi yang meneliti sebab dan konsekuensi tata kelola yang baik.


(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads