Utang Batubara PLTU Cilacap Rp 60 M akan Dibayar Hari Ini

Utang Batubara PLTU Cilacap Rp 60 M akan Dibayar Hari Ini

- detikFinance
Rabu, 25 Jun 2008 15:07 WIB
Utang Batubara PLTU Cilacap Rp 60 M akan Dibayar Hari Ini
Jakarta - Utang tagihan pasokan batubara PLTU Cilacap yang belum terbayar mencapai Rp 60 miliar. Pihak swasta pengelola PLTU Cilacap yakni PT Segara Sumber Prima (S2P) berjanji akan melunasi utang-utang tersebut hari ini.
Β 
Hal tersebut disampaikan Direktur Pembangkitan Jawa Bali PLN Murtaqi Syamsuddin ketika dihubungi wartawan, Rabu (25/6/2008). Akibat utang batubara tersebut, PLTU Cilacap harus berhenti beroperasi.
Β 
Murtaqi menyatakan, masalah utang-utang tersebut memang harus segera dilunasi. Karena Adaro, sebagai pemasok batubaranya menyatakan tidak akan memasok batubara ke PLTU Cilacap lagi sebelum utang Rp 60 miliar itu dilunasi.
Β 
"Cilacap tidak operasi karena ada masalah S2P dengan pemasoknya, Adaro. Karena hutang yang lebih dari Rp 60 miliar. Adaro bilang tidak mau memasok lagi kalau sudah dibayar, baru dipasok lagi," ujarnya.
Β 
Untuk melunasi hutang tersebut, PLN meminta pemilik saham S2P untuk segera mencairkan dana sehingga bisa melunasi hutang-hutangnya.
Β 
"Kita meminta pemegang sahamnya untuk mencairkan dana dulu. Sehingga bisa liquid, dan bisa bayar hutang. Mereka janjinya mau bayar hari ini," katanya.
Β 
PLTU Cilacap dikelola PT Segara Sumber Prima (S2P). Sebanyak 40% lebih saham S2P dimiliki PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) yang merupakan anak usaha PLN. Sedangkan sisa mayoritasnya dimiliki PT S2P sendiri. Dengan begitu, artinya PLN melalui PJB juga menalangi utang yang harus dibayarkan sesuai porsi sahamnya.
Β 
Sementara kedepannya, PLN akan mengambil alih pembayaran tagihan batubara langsung ke pemasok, tidak lagi melalui S2P.

Sementara Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengatakan, PLTU Cilacap memeng berhenti beroperasi karena adanya masalah keuangan.

"Ada problem beli batubaranya, pihak swasta langsung dari Adaro. Ada masalah keuangan atau gimana, Adaro tidak kirim batubara. Kemarin sudah ada pembicaraan, tanya dirut PLN, ini sudah diambil alih PLN," ujar Purnomo di Istana Negara seraya menegaskan PLTU Cilacap harus beroperasi lagi hari ini.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads