Faktor lainnya adalah meningkatnya pasokan gandum dunia akibat peningkatan produksi di beberapa negara dan upaya dari produsen untuk memberikan potongan harga terigu.
Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Franciscus Welirang dalam acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Franky dampak kenaikan BBM beberapa waktu lalu telah berimbas pada harga terigu hingga 6% ditingkat konsumen telah ditekan dengan adanya upaya produsen memberikan potongan harga.
"Kenaikan BBM yang berdampak pada harga hingga 4%-6% telah diabsorb oleh penurunan harga tepung terigu oleh produsen," jelasnya.
Ia menambahkan sekarang ini kalangan produsen anggota Aptindo telah berupaya memberikan potongan harga mulai dari Rp 7.500 hingga Rp 10.000 per sak (25 kg). Hingga kini harga terigu termurah ditingkat pabrik mencapai Rp 140.000 per 25 kg.
"Dari rapat di asosiasi menyimpulkan harga terigu masih stabil sampai lebaran," ucapnya.
Franky merinci lebih lanjut lagi bahwa tren penguatan rupaih terhadap dollar kedepannya cukup membantu menekan harga beli gandum.
"Kita sudah hedge hingga September, tren harga gandum internasional US$ 800 per ton pada Maret tahun 2008, hari ini sudah line up US$ 450 per ton sampai US$ 500 per ton,jadi sudah ada keseimbangan harga baru," paparnya.
Bahkan ia menambahkan mulai bulan depan hingga bulan September adalah masa-masa musim panen gandum dunia, sehingga tentunya akan mempengaruhi pasokan dan pada akhirnya mempengaruhi harga gandum.
Walaupun ia tidak memungkiri ada beberapa negara produsen gandum seperti Australia yang diprediksi akan melorot produksi gandumnya karena kekeringan. Australia diperkirakan hingga akhir tahun mampu memproduksi 24,5 juta ton, namun karena kering maka ada revisi hanya 19 juta ton saja.
"Sampai hari tidak ada pergerakan harga gandum naik, bahkan India dan Rusia produksi mengalami peningkatan, dari prediksi 76 juta ton bisa mencapai 78 juta ton," rinci Franky.
Hingga kini hampir 90% pergerakan harga terigu sangat dipengaruhi oleh harga gandum, sedangkan sisanya dipengaruhi biaya transportasi dan lain-lain.
(hen/ir)











































