Namun BNI tidak secara cuma-cuma memberikan restrukturisasi itu. Ada 2 persyaratan yang diajukan BNI, pertama Adidas terus berkomitmen dari Prima dalam waktu 3 bulan dan kedua Prima bisa menyuplai ke Adidas.
Hal tersebut disampaikan Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) Departemen Perindustrian (Depperin) Ansari Bukhari di sela-sela rapat kerja dengan Komisi VI DPR, d Gedung DPR, Senayan,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun bentuk restrukturisasinya belum dibahas apakah jatuh temponya diperpanjang atau bunganya direstrukturisasi.
Menurut Anshari tidak tertutup kemungkinan apabila Prima terus memperlihatkan kinerja yang baik dalam 3 bulan ke depan, maka BNI bisa menambah modalnya karena saat ini dana yang ditanam di Prima adalah dana dari pemiliknya sendiri.
"Owner-nya mencari dana sendiri. Saya tidak tahu dari mana itu untuk operasional Prima Inreksa pasca ada masalah dengan BNI mulai Juni ini," ujarnya.
Saat ini kontrak antara Adidas akan berakhir di penghujung tahun ini dan diharapkan Adidas akan memperpanjang kontraknya di Prima. Evaluasi kontrak akan dilakukan bulan September atau Oktober nanti. (ddn/ir)











































