Pertamina Minta Masyarakat Jangan Beli Elpiji Berlebihan

Pertamina Minta Masyarakat Jangan Beli Elpiji Berlebihan

- detikFinance
Senin, 30 Jun 2008 18:01 WIB
Pertamina Minta Masyarakat Jangan Beli Elpiji Berlebihan
Jakarta - Elpiji tabung 12 kg baru saja resmi dinaikkan oleh Pertamina menjadi Rp 63.000 mulai 1 Juli besok. Pertamina menjamin ketersediaan elpiji, namun Pertamina meminta masyarakat agar membeli elpiji sesuai kebutuhan seperti biasanya.

"Stok elpiji saat ini sebesar 83.217 MT atau cukup untuk memenuhi 17 hari kebutuhan elpiji nasional," demikian pengumuman Pertamina, Senin (30/6/2008).

Pertama harus melakukan penyesuaian harga jual Elpiji tersebut karena beberapa faktor:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Harga elpiji di Pasar Internasional (Ref harga CP Aramco) telah naik secara signifikan. Pada saat harga jual elpiji yang ditetapkan dengan harga Rp 4.250/kg (tahun 2005), harga CP Aramco sebesar US$ 310/MT. Sedangkan saat ini, harga pasar LPG internasional CP Aramco US$ 830 /MT atau telah mengalami kenaikan 173%.

Dengan demikian, harga keekonomian LPG saat ini sebesar Rp 10.140/kg. Sehingga dengan harga jual Rp 5.250/kg, Pertamina masih mensubsidi sebesar Rp 4.900/kg.

2. Di samping itu, terjadi peningkatan biaya operasional dan distribusi sebagai akibat kenaikan harga BBM.

Kenaikan biaya operasional meliputi: kenaikan biaya transportasi, margin Agen dan biaya pengisian (Filling fee) berkisar 15% s/d 20%.

Dengan penyesuaian ini, diharapkan memberikan iklim usaha yang realistis bagi para Agen elpiji Pertamina untuk dapat memperbaiki kinerja pelayanan kepada konsumen. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads