Demikian terungkap dari pertemuan tour operator Smart Reiser dan Tvete Reisebyra dengan Bali Partners dari Indonesia dalam Martnan Fair 2008 di Trondheim, 24-26 Juni 2008.
Menurut Jens Axel Weisser dan Arve Mork dari Smart Reiser, selama ini paket program fam trip tersebut hanya diberikan kepada biro perjalanan di Oslo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pengamatan, Bali dan Lombok memang masih merupakan tujuan wisata populer. Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang menanyakan informasi mengenai wilayah tersebut termasuk kondisi keamanannya.
Di antara para pengunjung tersebut ada yang menyatakan telah berkunjung ke Indonesia dan masih berkeinginan untuk bisa kembali lagi. Beberapa pengunjung juga menyatakan telah merencanakan berwisata ke Indonesia pada musim panas ini.
Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Oslo Mansyur Pangeran kepada detikfinance kemarin petang atau hari ini (30/6/2008) menekankan bahwa perlu kesinambungan untuk menjaga agar Indonesia tetap berada dalam radar tujuan wisata Norwegia.
"Karena itu partisipasi aktif KBRI di berbagai pameran untuk mempromosikan pariwisata Indonesia dapat pula memperoleh dukungan dari pemerintah," ujar Mansyur.
Layanan Cepat
Ditambahkan bahwa dari sisi pelayanan kekonsuleran, KBRI Oslo sejak awal 2007 telah menerapkan kebijakan pelayanan one day service, cepat, tepat akuntabel dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Seluruh informasi persyaratan administrasi dan pembayaran visa dilakukan secara terbuka melalui website KBRI Oslo indonesia-oslo.no. Apabila semua persyaratan lengkap, tidak masuk dalam daftar cekal, maka penyelesaian visa dapat diselesaikan dalam waktu 1 jam dan dapat ditunggu.
"KBRI Oslo juga tidak menerima pembayaran biaya kekonsuleran dengan uang cash, tetapi pembayaran harus dilakukan melalui netbank," demikian Mansyur, yang sementara ini menjadi pucuk pimpinan KBRI Oslo sepeninggal Dubes Retno L.P Marsudi yang mendapat promosi menjadi Dirjen Amerop Deplu.
(es/es)











































