Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan mencapai per Maret 2008 mencapai 34,96 juta atau 15,42 persen dari total penduduk.
Angka ini turun dibanding Maret 2007 sebanyak 37,17 juta orang atau 16,58 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Arizal selama setahun itu, jumlah kemiskina berkurang 2,21 juta penduduk.
"Yang menyumbang penurunan tertinggi penduduk di desa 1,42 juta sisa di kota 0,79 juta," ujarnya.
Hingga Maret 2008, orang miskin yang tinggal di desa mencapai 63,47 persen. "Secara nasional itu penurunanya 1,16 persen," ujarnya.
Beberapa faktor penurunan kemiskinan adalah inflasi Maret 2007- Maret 20008 yang lebih stabil di kisaran 8,17 persen year on year.
Kedua faktor komoditas beras yang mengalami penurunan harga sebesar 3,01 persen.
Ketiga, upah buruh riil harian tani ada kenaikan 0,43 persen.
Keempat, penurunan pengangguran sebesar 9,7 persen.
Dan terakhi ada perubahan garis kemiskinan yang naik 9,56 persen dari Rp 166.697 pada tahun 20007 menjadi Rp 182.636 pada Maret 2008. (hen/ddn)










































