Angka ini naik sekitar 175 persen dibanding eskpor CPO di bulan April yang mencapai US$ 690,1 juta.
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ali Rosidi dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Selasa (1/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan itu bukan hanya dari aspek volume tetapi ada karena faktor kenaikan harga untuk palm oil dari US$ 1.174 per ton menjadi US$ 1.208 dolar per ton.
Komoditas lain yang mengalami peningkatan adalah karet yakni dari US$ 657,9 juta, menjadi US$ 691,5 juta di bulan Mei.
(ddn/qom)











































