MoU kerjasama itu ditandatangani oleh Bulog dan 13 instansi tersebut di Gedung Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (2/7/2008).
Ke-13 instansi itu adalah Departemen Pertanian, Departemen Kehutanan, Perum Perhutani, PT Inhutani, BRI, Bukopin, Pusri, Petrokimia Pupuk Kujang, Pupuk Kaltim, Pertani, Sang Hyang Seri dan Kontak Tani Nelayan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, Gerakan penanganan pasca panen dan pemasaran gabah atau beras dalam rangka mendukung program peningkatan produksi beras nasional dengan target 300 ribu hektar.
Ketiga, kredit program pasca panen dengan target 200 ribu hektar
Keempat, cadangan beras hutan nasional dengan target 60 ribu hektar.
"Empat program tersebut untuk menunjang target pengadaan beras bulog tahun ini 3,8 juta ton," katanya.
Bulog akan menjalankan program yang sifatnya menjamin ketersediaan sarana produksi pertanian diantaranya pupuk bersubsidi dan benih unggul berlabel dengan azas 6 tepat.
"Tepat waktu, tepat tempat, tepat kualitas, tepat jumlah, harga dan sasaran. Tidak lupa juga menjamin pasar dan harga bagi hasil produksi pertanian sesuai ketentuan HPP," ucap Mustafa.
(qom/ddn)











































