Masih Ada Ruang Penghematan Anggaran Departemen

Masih Ada Ruang Penghematan Anggaran Departemen

- detikFinance
Rabu, 02 Jul 2008 13:09 WIB
Masih Ada Ruang Penghematan Anggaran Departemen
Jakarta - Pemerintah dalam APBN lalu sudah menghemat sekitar 10 persen dari anggaran kementerian lembaga. Namun bukan berarti ruang penghematan anggaran Kementerian dan Lembaga sudah tertutup.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu dalam jumpa pers di Gedung Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (2/7/2008).

"Jadi untuk kementerian dan lembaga kita bisa melakukan penghematan kalau di satu sisi ada yang lebih mahal kita kan bisa menghemat sisi yang lain kita bisa menghemat konsumsi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inflasi yang meningkat memang akan membuat kementerian dan lembaga harus semakin ikat pinggang karena harga-harga pengadaan barangnya meningkat. Jumlah proyek pun bisa saja berkurang.

"Volume pekerjaan memang jadi lebih rendah, tapi efisiensi ya bisa kita lakukan, masih banyak ruangan untuk efisiensi," ujarnya.

Penerimaan Dividen BUMN


Anggito juga memaparkan mengenai penerimaan dividen BUMN yang meningkat tahun ini. Contohnya BUMN migas dan PT Telkom.

"Telkom juga menyumbang laba yang tinggi sekali, dan dia dengan begitu bisa memberikan spesial dividen," ujarnya.

Begitu juga Bank Mandiri memberikan dividen sebesar 65 persen. "50 persen untuk dividen biasa dan 15 persen untuk spesial dividen nah itu bisa dilakukan karena profit-nya lebih tinggi di RKAP," ujarnya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads