Demikian jawab Mensesneg Hatta Rajasa mengenai langkah konkret Pemerintah menyusul status SOS yang dikenakan Presiden SBY terhadap perkembangan harga minyak mentah dunia yang mendekati US$ 150 per barrel.
"Yang tidak kalah penting presiden mengundang pengusaha upstream perminyakan seluruh Indonesia. Lakukan ekplorasi, temukan cadangan-cadangan baru, tingkatkan produksi, tekan cost recovery!" ujar Hatta di ruang kerjanya, Gedung Sekretariat Negara, Jl. Majapahit, Jakarta, Kamis (3/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dorongan juga ditujukan pada para ilmuwan untuk menemukan energi alternative baru. Besar harapan hasil riset mereka dapat menekan ketergantungan terhadap penggunaan BBM asal fosil yang semakin besar porsi subsidinya.
"Mereka sudah menyampaikan laporan hasil riset pada presiden. Mereka akan memaparkan sepulang presiden dari Jepang," sambung Hatta. (lh/qom)










































