Demikian dikatakan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di gedung Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Kamis (4/7/2008).
"Ya inflasi sedikit di atas prediksi karena faktor transportasinya ternyata besar sekali karena kenaikan harga BBM, faktor penyumbang terbesarnya kenaikan dari angkutan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa itu fakta yg sudah terjadi sekarang kita melihatnya ke depan saja, bagaimana kerangka kebijakan makro, stabilisasi harga kita akan terus jaga kenaikan harga. Depdag menjaga supaya tidak terjadi kelangkaan stok di manapun sehingga tidak terganggu suplai dan membuat gejolak harga," paparnya.
Ia yakin dengan adanya penanganan inflasi yang menyeluruh antara pihaknya sebagai regulasi dibidang pergerakan barang dan Bank Indonesia sebagai pemberi kebijakan moneter maka inflasi bisa ditekan serendahnya.
"Harus komprehensif menangani inflasi ini, termasuk BI dengan kebijakan moneternya, harga makanan tidak signifikan kenaikan harganya dan tidak disebabkan kenaikan harga BBM lebih pada harga
internasional," ujarnya.
(hen/ir)











































