Hal tersebut disampaikan Menristek Kusmayanto Kadiman di sela-sela Parade Mobil Iptek dan sepeda santai di Mega Glodok Kemayoran, Jalan Angkasa, Kotabaru, Bandar Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/7/2008).
"Hybrid teknologi baru selain mahal insentif dari pemerintah juga belum ada, ini sudah kami perjuangkan agar pemerintah memberikan insentif," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini juga berkaitan dengan Depkeu yang menyatakan mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dari pajak kalau ada upaya untuk mengurangi pajak, dia gak setuju. Saat ini kita sedang berusaha," ujarnya.
Insentif pajak yang diberikan bisa berupa pajak tahunan, atau pajak saat membeli mobil hybrid.
"Misalnya kalau orang beli mobil biasa harganya Rp 200 juta, kalau pake hybrid teknologi baru Rp 250 juta, nah kalau Rp 50 juta bisa dibebaskan harganya akan sama orang akan senang, karena operasinya akan lebih murah, pasti akan lebih banyak yang memakai," ujarnya.
Parade mobil kali ini antara lain menampilkan mobil yang menggunakan bioetanol, mobil posko BMG yang memuat informasi gempa, mobil Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional,obil pelayanan peta, mobil radar, rekayasa cuaca dan atmosfer BPPT, serta mobil angkut limbah radiokatif.
(ddn/ddn)











































