Di Pekanbaru Pemadaman Listrik Bak Minum Obat

Di Pekanbaru Pemadaman Listrik Bak Minum Obat

- detikFinance
Senin, 07 Jul 2008 11:30 WIB
Di Pekanbaru Pemadaman Listrik Bak Minum Obat
Pekanbaru - Pemadaman listrik di Pekanbaru dalam dua pekan terakhir ini kian tak terkendali. Seperti makan obat, minimal 3 kali sehari terjadi pemadaman listrik dengan durasi 2 jam di Pekanbaru.

Rasa jengkel yang memuncak kini dirasakan oleh masyarakat di Pekanbaru melihat kondisi pemadaman listrik. Sistem pemadaman bergilir yang dilakukan PLN Pekanbaru tidak mengenal waktu lagi. Baik dipagi hari, siang, malam pemadaman listrik secara bergiliran ini telah menghantui masyarakat dalam kurun waktu dua pekan terakhir ini.

"Pemadamanan listrik sekarang ini tak ubahnya kita minum obat. Dalam sehari minimal terjadi pemadaman 3 kali dengan durasi 2 jam. Malah kadang pemadaman listrik ini yang kami rasakan bisa 4 kali dalam sehari," kata  Suherman (34) warga Panam, Pekanbaru kepada detikFinance, Senin (7/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemadaman bergiliran yang dilakukan PLN Pekanbaru ini, menurut Herman, sudah sangat meresahkan warga. Bagaimana tidak, pemadaman itu dilakukan tanpa ada pengumunan. Tiba-tiba saja baik pagi, siang malam, PLN memutuskan arusnya ke rumah warga.

"Yang kadang kita jengkel itu, jam enam pagi listrik padam. Padahal pagi itu kan waktu yang sangat sibuk buat ibu-ibu rumah tangga. Kadang lagi masak, tiba-tiba listrik mati. Ini membuat kita kalang kabut," timpal Ny Elis Masyitoh (32) warga Panam, Pekanbaru.

Warga  Pekanbaru lainnya juga mengeluhkan jadwal pemadaman listrik  yang kian tak terkendali itu. Menurut Husein Harahap, padaman ini juga merugikan warga. Terutama soal barang-barang elektronik mereka yang banyak rusak akibat pemadaman bergilir itu.

"Bayangkan saja, dalam sehari ada 4 kali pemadaman listrik. Kalau sudah kayak gini, sudah pasti barang-barang elektronik kita, seperti kulkas, mesin cuci, televisi pasti akan segara rusak. Ini pengalaman kita yang sudah-sudah," kata Husein.

Pemadaman listrik yang dilakukan PLN ini, membuat warga pasrah dengan keadaan saat ini. "PLN inikan selalu ingin menang sendiri. Giliran barang-barang elektronik kita banyak yang rusak, PLN tidak mau bertanggungjawab. Tapi giliran kita telat membayar tagihan listrik, suka-suka PLN memberikan kita denda," kata Husein.

(cha/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads