Hal tersebut diungkapkan Yves Louis Darricarrere, Vice President PT Total Indonesie usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jakarta, Senin (7/7/2008).
"Sekarang kami investasi lebih dari US$ 2 miliar plus biaya operasional. Itu kami investasikan hanya untuk Blok Mahakam," jelas Darricarrere saat ditanya berapa nilai investasi Total di Blok Mahakam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kunjungan kami kesini juga untuk memperingati 40 tahun Total di Indonesia. Kami sudah menjalankan kerjasama yang baik dan harapan kami bisa berlangsung lebih lama," imbuhnya.
Bersama dengan Inpex dari Jepang, lanjut dia, Total telah menginvestasikan sekitar US$ 11 miliar di Kaltim.
"Kami ingin memperpanjang eksplorasi di area tersebut dengan nilai investasi yang sama besar untuk memperbesar produksi di Mahakam," katanya.
Saat ditanya apakah Total tertarik menjalin kerjasama dengan Inpex untuk mengelola Blok Masela, Darricarrere enggan menjawabnya.
"Kami tidak bisa menjawab secara langsung dan spesifik. Tapi kami telah lama bekerja dengan Inpex secara mendunia. Kami bersama mereka di Australia eksplorasi di Timur Tengah di Kazakhstan dan belum lama ini bekerjasama dengan mereka di Kanada. Kami ingin bekerjasama dengan Inpex," pungkasnya.
(qom/ir)











































