Demikian hasil non deal road show yang dilakukan oleh rombongan Menteri Negara BUMN bersama beberapa BUMN yang akan direvitalisasi ke Singapura dan Hong Kong minggu lalu dalam penjajakan investasi.
"Kesimpulannya adalah minat terhadap PTPN III, IV, dan VII dan KS sangat bagus, kalau kita bisa privatisasi tahun ini Alhamdulillah," ujar Menneg BUMN Sofyan Djalil usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2008).
Menurut Sofyan dengan adanya acara road show ini setidaknya para manajemen BUMN yang akan diprivatisasi sudah mengetahui apa yang dinginkan oleh para investor. "Seperti KS, bagus sekali penerimaan dari investor," ucapnya.
Selain KS dan PTPN yang ikut dalam rombongan diantaranya BNI, Bukit Asam dan lain-lain. "Secara umum bagus, masalah jumlahnya kita belum sampai tahap kesitu kita baru tahap melihat peminat saja," jelas Sofyan.
"Misalnya seperti PTPN, mereka kan belum lihat kebunnya, harganya bagaimana tapi yang terpenting kita mendapat ijin dari DPR dulu," kata Sofyan.
"Investor yang kita undang macam-macam saya itu seperti buka warung dari pagi sampai sore ketemu berbagai investor kita dengan pendapat mereka. Seperti PTPN itu sehari bisa ketemu dengan 12 sampai 13 pihak," katanya.
Untuk itu Sofyan meminta agar DPR memberikan persetujuan secepatnya terutama untuk KS dan PTPN.
Ia mengharapkan revitalisasi bisa dengan initial public offering (IPO) dan bisa dilakukan pada tahun ini dengan menunggu persetujuan DPR.
"Soal prosentase tergantung tapi yang paling maksimal 40%, minimum tergantung kalau kecil tidak terlalu berminat. Sejauh mana mereka tertarik dengan program privatisasi kita," ucapnya.
(hen/ddn)










































