Harga minyak di New York jenis light sweet untuk pengiriman Agustus turun US$ 3,92 menjadi US$ 141,37 per barel. Dalam intraday penurunan harga minyak di New York sempat melemah hingga US$ 5 lebih.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea juga turun US$ 2,55 menjadi US$ 141,87 per barel. Sebelumnya harga minyak tertinggi pecah pada level US$ 146,69 per barel pada Kamis pekan lalu (4/7/2008). Pasar minyak pada hari Jumat (4/7/2008) tutup karena libur Independence Day di AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perwakilan negara-negara Uni Eropa, Javier Solana berharap pertemuan dengan Iran bisa dilakukan bulan ini untuk menegosiasikan program nuklirnya.
"Setelah ada kabar Iran bersedia berkompromi soal pengembangan nuklirnya, harga minyak akhirnya sedikit turun," kata analis John Hall di London seperti dilansir dari AFP, Selasa (8/7/2008).
Iran merupakan produsen minyak terbesar keempat dunia. Negara itu sedang mengembangkan proyek nuklir untuk keperluan listrik, namun negara-negara barat menuding proyek tersebut untuk senjata nuklir. Iran akhirnya mengumumkan akan menghentikan sementara proyek pengayaan uranium.
Sementara penguatan dolar AS juga ikut menekan harga minyak dunia. Dolar AS menguat terhadap mata uang euro dan yen setelah Presiden AS George W. Bush berbicara di depan forum Group of Eight (G8) di Jepang. Bush mengatakan pihaknya akan berupaya mendukung penguatan dolar AS.
"Penguatan greenback (dolar AS) membantu menurunkan harga minyak," kata analis dari Sucden, Andrey Kryuchenkov.
(ir/ir)











































