Pemerintah kini tengah melakukan persiapan implementasi Tahap Kedua dari NSW yang rencananya akan dilaksanakan pada 11 Agustus 2008 di Semarang.
Persiapan dilakukan dengan melakukan Rapat Pleno yang dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani selaku Ketia Tim Persiapan NSW yang dihadiri oleh para wakil dari instansi pemerintah yang terkait dengan pelaksanaan NSW ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuannya adalah sekaligus untuk sosialisasi kepada stakeholder di sana, mengingat pada Desember 2008 sudah harus diterapkan sistem NSW secara mandatory di Tanjung Emas Bersamaan dengan 4 pelabuhan utama lainnya.
Sebelumnya pada Desember 2007, NSW Tahap Pertama telah dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok, dimana instansi pemerintah yang dilibatkan ada 5 yaitu Bea dan Cukai, Departemen Perdagangan, Departemen Perhubungan, Karantina dan Badan POM dengan 102 importir jalur prioritas yang bisa menikmati layanan tersebut.
Untuk Tahap Kedua ini, Sri Mulyani menjelaskan instansi yang dilibatkan akan bertambah menjadi 15 diantaranya, Departemen ESDM, Departemen Kehutanan, Departemen Kesehatan, Departemen Pertahanan, Departemen Pertanian, Kementrian Lingkungan Hidup, Mabes Polri, TNI, PT Pos.
Deputi Menko Perekonomian Edi Putra Irawadi menambahkan dari hasil NSW tahap pertama di Tanjung Priok hasilnya cukup positif.
Dimana waktu yang diperlukan unutk pengurusan dokumen impor tadinya 5,5 hari sekarang menjadi 8 jam.
"Jadi importir tak perlu mengurus okumen yang sama di berbagai instansi, semuanya melalui satu pintu, dari 150 importir tahap kedua mewakili semua industri yakni elektronik, otomotif dan juga bahan makanan," ujarnya.
(dnl/ddn)











































