Surveyor Indonesia Jadi Verifikator IJ-EPA

Surveyor Indonesia Jadi Verifikator IJ-EPA

- detikFinance
Rabu, 09 Jul 2008 13:50 WIB
Surveyor Indonesia Jadi Verifikator IJ-EPA
Jakarta - PT Surveyor Indonesia terpilih sebagai verifikator dalam kerangka kerja sama Indonesian-Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA) khususnya dalam program User Specific Duty Free Scheme (USDFS).

Surveyor Indonesia ditunjuk setelah melewati proses beauty contest untuk melakukan verifikasi teradap komponen-komponen yang masuk dalam kerangka USDFS.

Hal ini dikatakan oleh Sekjen Departemen Perindustrian Agus Tjahajana, di acara seminar IJ-EPA di gedung depperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (9/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus mengatakan penerapan USDFS diperuntukkan pada 4 sektor industri yaitu elektronik, otomotif, energi dan mesin serta konstruksi.

Empat sektor itu dipilih karena beberapa produk dari sektor itu belum bisa dibuat di Indonesia, yang kemudian dibuatkanlah skema USDFS.

Skema USDFS sendiri adalah mekanisme yang disepakati Indonesia dan Jepang untuk meningkatkan akses informasi bahan baku industri manufaktur dalam negeri dan untuk meningkatkan daya saing.

"Misalnya special skill kita nolkan, bahan bakunya lebih murah yang selama ini 7%, kita nggak mau mengorbankan sehingga tidak tepat. Kita ingin fasilitas yang diberikan itu perlu pengamanan yaitu dengan melakukan verifikasi selama ini oleh Surveyor Indonesia," jelas Agus.

Nantinya biaya dari verifikasi akan ditanggung oleh masing-masing perusahaan yang mendapatkan fasilitas USDFS mengingat perusahaan-perusahaan tersebut telah mendapat keringanan bea masuk nol persen.

Dari skema USDFS itu ada kurang lebih terdapat 380 nomor HS yang tidak perlu mendapat rekomendasi dari depperin.

"Jadi dengan adanya verifikasi ini bisa mengamankan agar barang yang diimpor itu tidak dijual ke pasaran bebas," ujar Agus.

Dalam IJEPA 92,5% dari 11.171 pos tarif akan dimasukkan untuk tarif kerangka IJEPA. Sekitar 50% dar pos tarif itu dihapuskan pada 1 Juli 2008.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads