Sementara posisi kedua diduduki oleh Departemen Pertahanan yang realisasi belanjanya telah mencapai 44,6% dari pagu anggaran belanjanya.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam jumpa pers di gedung Badan Kebijakan Fiskal Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (9/7/2008).
"Untuk Departemen Pertahanan memang mereka lebih mudah untuk belanjanya karena yang dibelanjakan barangnya langsung ada, seperti mobil, alat senjata atau panser dan lainnya, sementara instansi lain lama realisasinya," tuturnya.
Adapun pada semester I-2008, realisasi belanja 10 Kementerian/Lembaga (K/L) terbesar rata-rata realisasi belanjanya adalah sebesar 28,7%. 10 K/L terbesar itu adalah BRR, POLRI, Departemen PU, Departemen Agama, Departemen Kesehatan, Depdiknas, Departemen Perhubungan, Departemen Pertanian, Departemen Keuangan dan Departemen Pertahanan.
"Realisasi belanja negara di semester I-2008 realisasinya sama dengan periode yang sama 2007, ini sudah bagus padahal belanja di tahun ini sempat terganggu karena APBN-P 2008 baru disahkan pada April 2008 jadi K/L sebenarnya baru bisa belanja mulai April," paparnya.
Rincian realisasi belanja sampai semester I-2008, belanja negara mencapai 36,7% dari pagu APBN-P, belanja pemerintah pusat mencapai 35,4% dari pagu APBN-P dan transfer ke daerah mencapai 39,9% dari pagu APBN-P.
(dnl/ddn)











































