Depperin Bantah Ada Pembatalan Investasi Sektor Logam

Depperin Bantah Ada Pembatalan Investasi Sektor Logam

- detikFinance
Rabu, 09 Jul 2008 20:47 WIB
Depperin Bantah Ada Pembatalan Investasi Sektor Logam
Jakarta - Pemerintah membantah akan terjadinya pembatalan investasi di sektor industri logam yang rencananya akan dilakukan oleh PT Krakatau Steel, Mandan Steel dan Gunung Garuda karena adanya permasalahan lahan dan bahan baku.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka Depperin Ansari Bukhari mengatakan 3 perusahaan tersebut berkomitmen penuh untuk merealisasikan rencana investasinya  di tahun ini.

"Nggak benar kalau invsetasi itu batal karena mereka juga sudah mendapatkan bahan baku," tandasnya ketika ditemui di Gedung Depperin, Jalan MT.Haryono, Jakarta, Rabu (9/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Ansari, Mandan Steel saat ini telah mendapatkan komitmen pasokan bahan baku bijih besi dari PT Yiwan sebanyak 1 juta ton per tahu yang diperkirakan akan mampu memperoduksi 500 ribu ton billet.

Sedangkan PT Krakatau Steel telah mendapatkan komitmen pasokan bahan baku bijih besi dari PT Silo dan PT Yiwan sebanyak 40 ribu ton per tahun, dan dengan pasokan tersebut dia mampu emmperoduksi 300 ribu ton builler per tahun

Untuk Gunung Garuda hingga saat ini memang perusahaan tersebut masih terkendala dengan pasokan bahan baku karena belum dapat pasokan dari perusahaan pemasok bahan bakunya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Logam I Putu Surya Wirawan yang mengatakan ketiga perusahaan tersebut telah berkomitmen untuk merealisasikan investasinya di tahun ini. "Kami akan ketemu Mandan bulan depan," ujarnya.

Ditambahkannya masalah ketiga perusahaa tersebut yang utama adalah masalah lokasi yaitu tanah, namun ia telah meminta kepada 3 perusahaa untuk mencari tanah untuk lokasi mereka

Pemerintah ditambahkan Putu telah menyiapkan lahan di kawasan ekonomi terpadu khusus untuk Karakatau Steel dengan masa kontrak hingga 30 tahun di Kalimantan Selatan.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads