"Kita upayakan supaya tidak terjadi pemadaman, saya sudah katakan pada PLN. Namun tentu saja ini membutuhkan partisipasi dari masyarakat untuk ikut berhemat juga," katanya disela pemberian beasiswa di Departemen ESDM, Jakarta, Kamis (10/7/2008).
Seperti diketahui, PLN berencana melakukan pemadaman bergilir di wilayah Jakarta, Tangerang dan sekitarnya pada 11-25 Juli. Pemadaman terjadi karena adanya perawatan rutin pipa gas pemasok PLTGU Tanjung Priok dan Muara Karang.
Sebagai gantinya, PLN menggunakan BBM jenis HSD sebagai bahan bakar pengganti. Namun listrik yang dihasilkan tidak seoptimal sebelumnya, dan masih ada daerah-daerah yang tidak bisa tergantikan suplai listriknya.
Beberapa industri pun mengaku keberatan atas rencana PLN ini karena dianggap menganggu kestabilan operasional.
Bahkan JBIC (Japan Bank for International Cooperation) pun mengeluhkan masalah ini ke Menteri ESDM pagi tadi. Purnomo menegaskan ke mereka, salah satu penyebab kurangnya suplai listrik antara lain banyaknya IPP (listrik swasta) yang tidak beroperasi.
"Saya jelaskan, dari 150 IPP di Indonesia yang jalan cuma 15. Masalahnya di finansial closing, nggak ada pendanaan. Ini membuat keterlambatan pembangunan listrik kita," ujarnya.
(lih/qom)











































