"Kita memang sudah rencanakan saham minoritas di BUMN untuk dijual untuk memenuhi itu. Contohnya di Kertas Basuki Rahmat, Hotel Borobudur, jadi ada beberapa BUMN minoritas yang akan dilepas," kata Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, usai rapat di gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (10/7/2008).
Sementara menurut Menneg BUMN Sofyan Djalil, secara teori target privatisasi Rp 500 miliar itu tidak ada masalah. "Saham-saham minoritas akan dilepas," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti Semen Kupang akan kita lepas, siapapun yang tertarik misalkan Semen Gresik atau Semen Baturaja, karena saat ini pabrik itu telah ditutup kalau tidak segera dilakukan kasihan dong, pokoknya kita lakukan segala upaya supaya kapabilitas pabrik itu kembali," ujar Sofyan.
(ir/qom)











































