Â
Anggota BPH Migas Ibrahim Hasyim menjelaskan, tingginya konsumsi premium dan solar diindikasikan karena dipicu tingginya pertumbuhan kendaraan bermotor pada masa tersebut yang melebihi perkiraan.
Â
"Khusus minyak tanah, diharapkan pada bulan-bulan mendatang ada penarikan minyak tanah hasil konversi. Sehingga diharapkan akhir tahun sesuai kuota," katanya melalui pesan singkat yang diterima detikFinance, Kamis (10/7/2008).
Realisasi BBM subsidi sejak Januari hingga Juni 2008 untuk Premium sebanyak 9.390.020 KL atau sekitar 55,31% dari kuota.
Â
Sementara konsumsi minyak tanah untuk periode yang sama mencapai 4.370.685 KL atau sekitar 57,80 % dari kuota. Dan untuk Solar, konsumsi sudah mencapai 5.844.470 KL atau 53,13 % dari kuota.
Â
Seperti diketahui, pada Januari sampai April 2008 saja konsumsi premium sudah naik 12 persen dan solar naik 15 persen dibandingkan periode yang sama 2007. (lih/qom)











































