Tiga negara lainnya yang juga mendapatkan akreditasi dari OICA adalah Jepang, Korea dan Thailand. Untuk mendapat akreditasi OICA, harus dipenuhi sejumlah hal misalnya masalah pengelolaan performance seperti ekspor, pasar domestik dll.
"Hanya 4 negara yang masuk akreditasi OICA, termasuk Indonesia," jelas Sambutan Ketua Umum Gaikindo, Bambang Trisulo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bambang, akreditasi OIC ini membawa tanggung jawab berat ke depannya. Namun ajang IIMS ini sekaligus bisa membuka promosi dunia otomotif Indonesia sehingga investasi makin terbuka.
Bambang berharap ajang IIMS bisa setaraf dengan pameran Motor Show di negara-negara maju seperti Paris Motor Show, Geneva Motor Show dll.
IIMS ke-16 kali ini diikuti 139 perusahaan terdiri dari 18 ATPM dan 121 peserta pendukung otomotif. Acara yang dilaksanakan Gaikindo kali ini menitikberatkan pada mobil yang ramah lingkungan dengan mengusung tema 'Advanced Motoring Hi-Quality Living'. Dalam 4 tahun terakhir ini, tema IIMS selalu mengusung tema lingkungan dan energi terkait isu pemanasan global.
Menteri Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar dalam sambutannya mengatakan, kemajuan industri otomotif sangat terkait langsung dengan masalah lingkungan hidup terutama dalam hal kadar CO2. Ia mengatakan, dari kemajuan industri otomotif 17-20% telah menyumbang sahamnya untuk emisi rumah kaca.
"Dengan adanya pengembangan mobil hibrid, saya sangat menyambut baik hal itu," jelas Rahmat.
Ia menambahkan, pemerintah akan mengeluarkan Perpres baru tentang perubahan iklim yang diharapkan bisa mensinergikan para pelaku industri.
Penjualan Mobil
Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyampaikan optimisme untuk penjualan tahun 2008. Gaikindo optimistis rekor penjualan bisa mencapai 520 ribu unit dan ekspor bisa mencapai 100 ribu unit.
"Dengan adanya Car Terminal, terlebih lagi ada IJ-EPA, ini akan memacu ekspor CBU dan komponen sehingga daya tarik Indonesia makin kuat," pungkas Bambang.
(qom/ir)











































