Bappenas Tetap Pede Angka Kemiskinan Bakal Turun

Bappenas Tetap Pede Angka Kemiskinan Bakal Turun

- detikFinance
Jumat, 11 Jul 2008 18:58 WIB
Bappenas Tetap Pede Angka Kemiskinan Bakal Turun
Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sangat yakin angka kemiskinan pada tahun 2009 akan menurun seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat.

Hal ini dikatakan oleh Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Bappenas Bambang Widianto dalam diskusi dengan wartawan di Kantor Bappenas, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat (11/7/2008).

"Sebagai perencana, kita yakin angka kemiskinan akan turun apalagi pertumbuhan kita juga cukup baik tahun ini 6% dan tahun depan 6,4%, jadi masih ada pertumbuhan. Jadi, kurang beralasan kalau kemiskinan dikatakan naik pada 2009," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasannya, Bambang mengatakan di tahun ini banyak program-program kemiskinan yang dinilainya jauh lebih mengenai target-target orang miskin, sehingga Bappenas meyakini angka kemiskinan di 2009 akan menurun.

Pernyataan Bambang dilontarkan menanggapi pernyataan dari Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) yang mengatakan angka kemiskinan 2009 bertambah menjadi 40,4 juta orang atau 16,8% dari total jumlah penduduk.

Bambang mengatakan kenaikan angka kemiskinan 2009 sebesar 5 juta orang akan tertahan bahkan akan terus menurun dengan berbagai program kemiskinan yang tengah dilakukan pemerintah. Sehingga, target angka kemiskinan 2009 sebesar 12-14% yakin tercapai.

"Apalagi data BPS tentang kemiskinan Maret 2008 menunjukkan penurunan angka sebesar 2,21 juta orang," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Penanggulangan Kemiskinan Bappenas Endah Murniningtyas mengakui, gejolak harga bahan-bahan pokok yang cukup tinggi mendorong daya beli masyarakat.

Namun, dengan langkah antisipatif pemerintah melalui berbagai program kemiskinan yang tepat guna seperti program keluarga harapan (PKH), program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM), bantuan operasional sekolah (BOS), beras untuk orang miskin (Raskin), dan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas).

"Apalagi, pemerintah juga meluncurkan 3 kluster bagi penanggulangan kemiskinan yang diyakini bisa menekan angka kemiskinan," terangnya.


(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads