Industri Baru Bisa Pakai BBN 2,5% dalam 1-2 Tahun Lagi

Industri Baru Bisa Pakai BBN 2,5% dalam 1-2 Tahun Lagi

- detikFinance
Sabtu, 12 Jul 2008 12:17 WIB
Industri Baru Bisa Pakai BBN 2,5% dalam 1-2 Tahun Lagi
Jakarta - Industri baru bisa menyesuaikan penggunaan Bahan Bakar Nabati (BBN) sebesar 2,5% dalam 1-2 tahun ini. Hal ini mengingat bahan baku untuk BBN ini belum berkembang pesat.

Demikian dikatakan oleh Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady dalam acara 3rd Indonesia International Automotive Conference di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Sabtu (12/7/2008).

"Industri saya kira baru baru dalam 1 sampai 2 tahun ini bisa melakukan adjustment penggunaan banak bakar nabati, apalagi bahan baku nabati ini juga belum berkembang pesat," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah sebelumnya akan mewajibkan industri untuk menggunakan setidaknya 2,5% dari total konsumsi bahan bakarnya. Kewajiban itu rencananya akan diberlakukan mulai September 2008.

Eddy mengatakan, kebijakan mandatori BBN ini akan positif dalam mengembangkan industri BBN di Indonesia sebagai alternatif dari energi di tengah meningkatnya harga minyak dunia.

"Kita harapkan ke depannya industri bisa menggunakan BBN sebesar 5% dari total konsumsi bahan bakar merek," ujarnya.

Saat ini bahan baku untuk BBN yang dikembangkan pemerintah dikatakan Edy antara lain adalah biji jarak, ubi kayu dan tebu. (dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads