Nota kesepakatan kerjasama teknik produksi bioethanol tersebut ditandatangani dalam pertemuan Presiden SBY dan Presiden Brasil Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (12/7/2008).
"Brasil berhasil mengembangkan bio ethanol dan kita belajar dari mereka. Atas undangan Presiden Lula saya mengirim delegasi yang kuat untuk megikuti konferensi internasional bio ethanol November nanti. Kita juga akan mengirim lebih banyak lagi mahasiswa untuk belajar pertanian dan energi alternatif," kata Presiden SBY dalam sesi keterangan pers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 85 persen pembangkit listrik Brasil menggunakan tenaga air. Sisa pembangkit lainnya menggunakan BBM campur alkohol atao bio ethanol.
"Untuk jangka panjang ini kami tidak punya kekahawatiran krisis energi," ujar Presiden Lula.
(lh/qom)











































