PT IEV Siap Bangun Beberapa Stasiun CNG di Jawa

PT IEV Siap Bangun Beberapa Stasiun CNG di Jawa

- detikFinance
Sabtu, 12 Jul 2008 17:05 WIB
PT IEV Siap Bangun Beberapa Stasiun CNG di Jawa
Cikarang - PT IEV Gas ingin mengembangkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) di Indonesia mengingat gas bisa menjadi bahan bakar alternatif yang bersih dan murah.

Untuk itu, CNG akan membangun beberapa stasiun CNG di Pulai Jawa, guna menyuplai mobile gas hingga kedepan pintu para konsumen yang kini menggunakan BBM yang mahal seperti solar, MFO (Marine Fuel Oil) dan elpiji.

Demikian disampaikan Presdir PT IEV Gas Christopher Nghia Do saat peresmian stasiun induk Compressed Natural Gas (CNG) di PT IEV Gas di Kawasan industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Sabtu (12/7/2008). Hadir dalam kesempatan itu Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Model usaha PT IEV bertujuan untuk membuat gas alam sebagai bahan bakar alternatif di Indonesia yang sesuai dengan kebijakan energi pemerintah Indonesia. CNG adalah energi lebih bersih yang lebih murah 50% lebih daripada biaya minyak non subsidi," ujarnya.

Dalam 5 tahun kedepan, PT IEV akan menginvestasikan US$ 230 juta dengan penyerapan tenaga kerja hingga 450 orang untuk pengembangan bisnis CNG.

"Peresmian CNG Plant di Cikarang hari ini menandakan awal dari program kolektif dan jangka panjang kami untuk membuat mobile gas dengan fasilitas pipa CNG maupun LNG sebagai energi domestik utama Indonesia dimasa yang akan datang," jelasnya.

PT IEV juga akan membidik kereta api sebagai konsumennya. "Bayangkan berapa juta dolar untuk operasional kereta. Kereta api kan berbahan bakar solar, bisa memakai gas sebab solar kontennya sama dengan gas. Begitu juga dengan kapal laut," imbuhnya

Untuk investasi itu, menurut Christopher, sumber gasnya harus banyak minimal 15 tahun. Jika stok gas hanya 5 tahun, maka menurutnya tidak akan mencapai BEP.

PT IEV juga berniat membangun 20 SPBG. Untuk tahun 2008, IEV tengah membangun 4 SPBBG yakni di Lebak Bulus, Pulogadung, Pondok Gede dan antara Cileduk atau Tebet.

"Target 4 bulan selesai. Selain itu juga akan bekerjasama dengan Organda untuk pengaplikasian penggunaan CNG pada taksi dan angkot dengan target semester II-2008," ungkapnya. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads